Konawe – Sultrando.id, Misteri hilangnya seorang petani paruh baya asal Desa Lamendora, Kecamatan Kapoiala, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, akhirnya terkuak.
Korban bernama Suparman (65), yang dilaporkan hilang sejak Rabu (3/6/2026), ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kawasan rawa belakang kediamannya pada Minggu (7/6/2026) siang.
Sebelumnya, korban diketahui bertolak dari rumah dengan tujuan mengumpulkan daun sagu sebagai bahan baku atap.
Namun, lantaran tak kunjung kembali hingga berhari-hari, pihak keluarga dibantu kerabat setempat berinisiatif melakukan penyisiran mandiri secara masif.
Jasad korban pertama kali diidentifikasi oleh salah satu anggota keluarga sekira pukul 14.30 WITA.
Saat ditemukan di sela-sela rimbunan pohon sagu, korban dalam posisi telentang di area berlumpur dan sudah dalam kondisi tidak bernyawa.
Merespons laporan dari warga, personel Kepolisian Sektor (Polsek) Bondoala yang dikomandoi langsung oleh Kapolsek Iptu Immanuel Johans Brata Napiun segera diterjunkan ke lokasi.
Petugas langsung melakukan sterilisasi area, mengamankan barang bukti di sekitar tempat kejadian perkara (TKP), serta mengevaluasi jenazah korban.
Guna memastikan penyebab pasti kematian korban, otoritas kepolisian langsung berkoordinasi dengan tim medis untuk melakukan pemeriksaan fisik luar (visum et repertum).
“Kami segera melibatkan tenaga kesehatan dari Puskesmas Kapoiala untuk melakukan visum luar terhadap jenazah. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis awal, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik atau akibat benda tumpul pada tubuh korban,” urai Iptu Immanuel dalam rilis resminya, Senin (8/6/2026).
Selain mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi mata dan mengamankan barang-barang milik korban di lokasi, pihak kepolisian juga memfasilitasi administrasi hukum bersama keluarga korban.
Pihak keluarga secara resmi menyatakan keikhlasannya dan menandatangani surat penolakan autopsi bedah mayat.
Jenazah almarhum Suparman telah diserahkan kepada pihak keluarga dan dikebumikan di halaman depan rumah duka pada Minggu sore.
Pihak berwajib memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Bondoala pasca-insiden tersebut tetap berjalan aman dan kondusif.
Laporan : Redaksi



















