
Konawe Utara – Sultrando.id, Komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) kembali ditunjukkan oleh jajaran Polsek Wiwirano, Polres Konawe Utara, dengan mengungkap kasus dugaan tindak pidana pembunuhan yang sempat meresahkan warga.
Dalam waktu relatif singkat, tim yang dipimpin langsung Kapolsek Wiwirano berhasil mengamankan dua terduga pelaku berinisial IF (18) dan AR (15). Keduanya ditangkap tanpa perlawanan, setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan berdasarkan dari laporan dari masyarakat.
Kapolsek Wiwirano, German Sero S R, S.H, M.H, menyampaikan bahwa keberhasilan pengungkapan kasus ini merupakan hasil sinergi antara aparat kepolisian dan partisipasi aktif masyarakat.
“Keberhasilan ini tidak terlepas dari kerja keras personel di lapangan serta dukungan informasi dari masyarakat yang sangat membantu proses penyelidikan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa pihak kepolisian akan menangani perkara ini secara profesional dan transparan.
“Kami memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku, serta mengedepankan prinsip profesionalitas dan akuntabilitas dalam setiap tahapan penyidikan,” tegasnya.
Sebelumnya, kasus ini sempat menjadi perhatian publik setelah hilangnya seorang warga bernama Haji Saiful, seorang pedagang plastik, yang dilaporkan tidak diketahui keberadaannya selama kurang lebih dua pekan.
Perkembangan penyelidikan kemudian mengarah pada penemuan jasad korban yang ditemukan pada Sabtu, 2 Mei 2026, di bawah Jembatan Meseu, perbatasan Kabupaten Konawe Utara dan Kabupaten Morowali.

Penemuan tersebut dilakukan setelah salah satu terduga pelaku menunjukkan lokasi keberadaan korban kepada aparat kepolisian.
Saat ditemukan, kondisi jasad korban dilaporkan sudah tidak utuh dan sebagian besar telah menjadi tulang belulang.
Kapolsek Wiwirano kembali menambahkan bahwa pihak kepolisian saat ini masih mendalami motif di balik dugaan tindak pidana tersebut.
“Motif masih didalami. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menunggu hasil resmi dari penyidikan yang sedang berjalan,” tambahnya.
Saat ini, kedua terduga pelaku telah diamankan di Mapolres Konawe Utara dan tengah menjalani pemeriksaan intensif untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku.
*Apresiasi Masyarakat*
Pengungkapan kasus ini mendapat respons luas dari masyarakat. Sejumlah warga menyampaikan apresiasi atas langkah cepat dan tegas aparat kepolisian dalam menangani perkara tersebut.
Di media sosial, berbagai komentar positif bermunculan, yang menilai bahwa keberhasilan ini memberikan rasa aman serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap kinerja kepolisian, khususnya di wilayah Konawe Utara.
Polsek Wiwirano mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta mempercayakan penanganan kasus sepenuhnya kepada pihak berwenang, sembari terus mendukung upaya penegakan hukum dengan memberikan informasi yang relevan. (red)









