
Kolaka – Sultrando.id, Intensitas curah hujan yang tinggi dan berlangsung dalam beberapa hari terakhir di wilayah Sulawesi Tenggara mengakibatkan banjir di sejumlah daerah serta menyebabkan terganggunya akses transportasi masyarakat.
Salah satu wilayah yang terdampak cukup parah berada di Desa Ulu Konaweha, Kecamatan Samaturu, Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara, Jumat (08/05/2026).
Banjir yang melanda wilayah tersebut dilaporkan merendam sejumlah titik permukiman warga dan memutus akses jalan utama desa, sehingga aktivitas masyarakat menjadi lumpuh sementara.
Kondisi ini juga menyulitkan warga untuk melakukan mobilitas maupun memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Berdasarkan pantauan warga, debit air mulai meningkat sejak hujan dengan intensitas sedang hingga lebat mengguyur kawasan tersebut selama kurang lebih dua hari berturut-turut tanpa henti.
Akibat tingginya volume air, saluran drainase dan aliran sungai di sekitar permukiman tidak mampu menampung debit air yang terus meningkat hingga akhirnya meluap ke badan jalan dan area pemukiman warga.
Salah seorang warga Desa Ulu Konaweha, Iin Ramadhani, mengatakan kondisi banjir semakin parah sejak Kamis malam dan terus mengalami peningkatan hingga Jumat pagi.
Menurutnya, hujan yang terus mengguyur menjadi faktor utama terjadinya banjir dan putusnya akses jalan di wilayah tersebut.
“Hujan turun terus-menerus selama kurang lebih dua hari tanpa henti. Air semakin naik dan akhirnya akses jalan terputus. Aktivitas masyarakat juga terganggu karena beberapa titik sudah sulit dilalui kendaraan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, masyarakat saat ini membutuhkan perhatian dan langkah cepat dari pemerintah daerah maupun instansi terkait untuk membantu warga terdampak, terutama dalam proses evakuasi serta penanganan akses jalan yang rusak dan terputus akibat banjir.
Menurut warga, hingga saat ini sebagian masyarakat masih bertahan di rumah masing-masing sambil memantau perkembangan debit air.
Namun, apabila curah hujan kembali meningkat, kondisi tersebut dikhawatirkan dapat memperluas dampak banjir dan membahayakan keselamatan warga, khususnya anak-anak dan lansia.
Warga berharap pemerintah Kabupaten Kolaka bersama pihak terkait segera turun langsung ke lokasi guna melakukan penanganan darurat, mendata warga terdampak, menyalurkan bantuan logistik, serta melakukan evakuasi apabila kondisi banjir semakin memburuk.
Selain itu, masyarakat juga meminta adanya langkah antisipasi jangka panjang untuk meminimalisasi potensi banjir yang kerap terjadi saat intensitas hujan tinggi, termasuk normalisasi saluran air dan peningkatan infrastruktur penanggulangan bencana di wilayah rawan banjir.
Laporan : Redaksi



















