Scroll untuk baca artikel
5D1E1E74 E031 46D6 BEBC 56035A54E377
Example floating
Example floating
Example 728x250
Terbaru

Akses Jalan Utama Kawasan Industri Morosi Terendam Banjir, Aktivitas Karyawan PT OSS dan PT VDNI Terhambat

×

Akses Jalan Utama Kawasan Industri Morosi Terendam Banjir, Aktivitas Karyawan PT OSS dan PT VDNI Terhambat

Sebarkan artikel ini
IMG 8059
Example 468x60

Konawe – Sultrando.id, Intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan akses transportasi menuju kawasan mega industri di Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, sedikit terhambat.

Luapan air terpantau merendam jalan utama, tepat di depan gerbang masuk PT Obsidian Stainless Steel (OSS), yang memicu kemacetan sejak Minggu (10/5/2026) hingga Senin (11/5/2026).

9 FEBRUARI 2026

Genangan air setinggi lutut orang dewasa memaksa para karyawan PT OSS dan PT VDNI memperlambat laju kendaraan, bahkan beberapa di antaranya terpaksa berhenti karena kendaraan roda dua tidak mampu menerjang arus.

Berdasarkan pantauan di lapangan, debit air meningkat drastis akibat drainase dan aliran sungai di sekitar kawasan industri tidak lagi mampu menampung volume air hujan yang turun terus-menerus.

Muh. Yusuf, anggota Tim Tenaga Kerja Asing (TKA) PT OSS yang berada di lokasi kejadian, mengonfirmasi bahwa kondisi ini telah berlangsung selama dua hari terakhir.

“Genangan air mulai memotong jalan sejak Minggu kemarin. Hingga pagi ini (Senin), air belum kunjung surut dan justru bertahan di ketinggian lutut orang dewasa. Ini jelas menghambat mobilitas karyawan yang hendak masuk maupun keluar area perusahaan,” ujar Yusuf saat ditemui di lokasi, Senin (11/5/2026).

Ia juga menambahkan bahwa infrastruktur pengairan di sekitar lokasi tidak lagi mampu membendung volume air.

“Genangan ini terjadi karena luapan aliran sungai yang sudah tidak mampu lagi menampung kiriman air dari hulu akibat hujan yang turun terus-menerus,” tambah Yusuf saat mendampingi proses pengamanan arus lalu lintas di gerbang utama.

IMG 8060

Tak hanya melumpuhkan mobilitas pekerja, banjir juga merambah ke sektor ekonomi kerakyatan di sekitar pabrik.

Sejumlah tempat usaha milik warga yang berlokasi di bantaran sungai kini terendam air.

Salah satu pemilik kios, Daeng, mengungkapkan keluhannya saat berupaya mengevakuasi barang dagangan dari terjangan air.

“Air masuk begitu cepat tadi malam. Sekarang semua barang di dalam kios harus diangkat ke tempat lebih tinggi karena air sungai meluap masuk sampai ke dalam ruangan. Kalau hujan tidak berhenti, kami khawatir kerugian akan semakin besar,” ungkap Daeng dengan nada cemas.

Hingga berita ini dirilis, cuaca di wilayah Morosi dan sekitarnya masih terpantau mendung dengan potensi hujan susulan.

Laporan : Redaksi

E54D6788 BC03 419F 848B 42F1E6EB5D62
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sultrando.id merupakan media siber profesional yang hadir sebagai sumber informasi terpercaya bagi masyarakat, khususnya di wilayah Sulawesi Tenggara dan Indonesia pada umumnya.