Scroll untuk baca artikel
5D1E1E74 E031 46D6 BEBC 56035A54E377
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pemerintah

Kuliah Umum di UHO, Mentan Amran Sulaiman Desak Kampus Cetak Inovasi Swasembada Pangan

×

Kuliah Umum di UHO, Mentan Amran Sulaiman Desak Kampus Cetak Inovasi Swasembada Pangan

Sebarkan artikel ini
IMG 8572
Example 468x60

Kendari – Sultrando.id, Menteri Pertanian (Mentan) RI, Andi Amran Sulaiman, mendorong perguruan tinggi untuk mengeskalasi peran strategisnya dalam menelurkan inovasi teknologi pertanian.

Amran menegaskan bahwa institusi akademik merupakan episentrum gagasan krusial yang dibutuhkan negara untuk menjawab tantangan pemenuhan kemandirian pangan nasional.

9 FEBRUARI 2026

Hal tersebut ditegaskan Mentan saat memberikan kuliah umum bertajuk “Dari Kampus untuk Negeri: Penguatan Nilai Kebangsaan, Inovasi Pertanian, dan Kemandirian Pangan Nasional” di Auditorium Mokodompit, Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Sulawesi Tenggara, Sabtu (6/6/2026).

Di hadapan ribuan mahasiswa dan civitas akademika UHO, Amran memaparkan bahwa lompatan kemajuan sebuah negara linear dengan kualitas riset di lingkungan universitas.

IMG 8571

Kendati demikian, ia menggarisbawahi bahwa hasil riset tidak boleh sekadar menjadi dokumen akademis, melainkan harus dihilirisasi.

“Kampus adalah sumber inspirasi terbaik. Ide-ide terbaik ada di sini. Jika negara ingin berdaulat, maka instrumen riset kampus harus diperkuat,” ujar Amran.

Lebih lanjut, Mentan menekankan pentingnya adopsi konsep Triple Helix, yakni kolaborasi erat antara perguruan tinggi sebagai penyedia inovasi, pemerintah selaku regulator, dan dunia usaha sebagai penggerak industri pasar.

Sinergi ini dinilai menjadi kunci akselerasi modernisasi sektor agraris di tanah air.

Dalam upaya memitigasi krisis pangan global, Kementerian Pertanian tengah masif melakukan ekspansi berupa pembukaan lahan pertanian baru (extensification) di luar Pulau Jawa untuk mengamankan stok pangan nasional.

Guna mencapai target swasembada tersebut, Amran membeberkan bahwa pemerintah kini tengah mematangkan megaproyek pengembangan kawasan pangan di wilayah Sumatra, Kalimantan, hingga Papua.

Ekspedisi pembukaan puluhan ribu hektare lahan baru tersebut dibarengi dengan intervensi mekanisasi pertanian modern, mulai dari hulu hingga ke hilir.

“Target jangka panjang kita adalah distribusi pusat produksi pangan tidak lagi tersentralisasi. Papua, Kalimantan, dan Sumatra ditargetkan menjadi pilar utama penyangga ketahanan pangan menuju swasembada nasional,” tutupnya.

E54D6788 BC03 419F 848B 42F1E6EB5D62
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sultrando.id merupakan media siber profesional yang hadir sebagai sumber informasi terpercaya bagi masyarakat, khususnya di wilayah Sulawesi Tenggara dan Indonesia pada umumnya.