Scroll untuk baca artikel
5D1E1E74 E031 46D6 BEBC 56035A54E377
Example floating
Example floating
Example 728x250
Terbaru

Protes Dampak Lingkungan Berujung Anarkis: Mobil dan Ekskavator Dikawasan PT Askon Morowali Dibakar Massa

×

Protes Dampak Lingkungan Berujung Anarkis: Mobil dan Ekskavator Dikawasan PT Askon Morowali Dibakar Massa

Sebarkan artikel ini
IMG 1771
Example 468x60

Sultrando.id – Morowali, Protes masyarakat terkait dampak lingkungan operasional tambang di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, berujung ricuh.

Aksi kekecewaan warga terhadap aktivitas dikawasan PT Astima Konstruksi (Askon) di Desa Matarape, Kecamatan Menui Kepulauan (Sambori Kepulauan), memuncak hingga terjadi pembakaran sejumlah unit armada mobil dan alat berat ekskavator pada Jumat (2/10/2026).

1ACCA5C7 512A 41C0 B99C 988EAF575816

Gejolak sosial ini dipicu oleh akumulasi kekesalan warga atas dampak debu pekat dari aktivitas pengangkutan material (hauling) perusahaan yang melintas dekat pemukiman penduduk tanpa adanya penanganan dan kompensasi lingkungan yang memadai.

Kapolres Morowali, AKBP Reza Khomeini, mengonfirmasi bahwa ketegangan di lapangan sempat tak terkendali lantaran masyarakat menuntut respons dan penanganan teknis yang konkret dari pihak manajemen PT Askon.

Hingga Sabtu (3/10/2026), aparat kepolisian masih menyisir lokasi kejadian guna melakukan penanganan darurat, pengamanan objek vital, serta pendataan total terhadap jumlah kendaraan dan alat berat yang terbakar maupun rusak.

Merespons potensi eskalasi konflik berlanjut, AKBP Reza mengimbau seluruh elemen masyarakat Desa Matarape untuk tetap menjaga kondusifitas dan tidak mengedepankan aksi main hakim sendiri.

“Kondisi ini sempat memicu reaksi keras dari masyarakat yang mendesak adanya penanganan serius atas dampak operasional tambang tersebut,” ungkap AKBP Reza Khomeini dalam keterangan resminya, Sabtu (3/10/2026).

Ia juga meminta kepada seluruh masyarakat di Desa Matarape agar senantiasa menahan diri, tidak mudah terpancing oleh provokasi, dan menyerahkan sepenuhnya penanganan persoalan ini kepada pihak berwenang.

“Saya meminta kepada seluruh masyarakat menahan diri, jangan sampai ada tindakan main hakim sendiri yang justru merugikan masyarakat luas dan melanggar hukum,” tegas Kapolres.

Laporan : Redaksi

E54D6788 BC03 419F 848B 42F1E6EB5D62
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sultrando.id merupakan media siber profesional yang hadir sebagai sumber informasi terpercaya bagi masyarakat, khususnya di wilayah Sulawesi Tenggara dan Indonesia pada umumnya.